Galaxi Explosion: Ledakkan Semangat BPI di Usia 25 Tahun

Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Bimbingan Penyuluhan Islam (BPI), Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (Fdikom) UIN Jakarta, mengadakan pembukaan dari Galaxi Explosion pada Jumat (26/10) di Taman Fdikom. Galaxi Explosion sendiri adalah perayaan milad jurusan BPI ke-25 tahun. Tema yang diangkat tahun ini adalah, “Jaga Budaya, Jaga Kita, Jaga Indonesia”. Dalam pembukaan ini, ditampilkan budaya-budaya yang ada di Indonesia seperti pertunjukan Lenong, pencak silat dan tarian tradisional. Selain itu juga ada pertunjukan musik akustik, stand up comedy dan flash mob. Meskipun terjadi hujan sebelum dimulai, banyak mahasiswa yang antusias menonton pembukaan ini.

Ketua pelaksana, Adhitia Mahali Anwar mengaku, tahun ini dibuat gebrakan baru untuk milad jurusan BPI. “Sebelumnya, milad jurusan BPI bernama Sharing To Be Inspiring Of Anniversary (Sanniv). Galaxi sendiri adalah singkatan dari Guidance and Islamic Counselling. Explosion memiliki arti ledakan, yang dimaknai sebagai meledakan gairah mahasiswa jurusan BPI, terutama mahasiswa semester satu yang bersemangat untuk berkuliah dan menunjukkan eksistensi jurusan BPI di ranah fakultas dan universitas,” paparnya. Selain itu, berkenaan dengan tema, maka ditunjukkan budaya-budaya yang ada di Indonesia. “Budaya kekeluargaan dan gotong royong dari jurusan BPI pun juga ditunjukan. Mulai dari persiapan acara sampai di rangkaian acaranya. Budaya ini tentunya harus dijaga, dimulai dari budaya di jurusan BPI sampai nantinya budaya di Indonesia,” tutur Adit.

Dalam pembukaan ini, Adit mengatakan lebih difokuskan untuk family gathering. “Hal ini dilakukan agar, senior dan junior di jurusan BPI bisa saling mengenal, berdiskusi dan mahasiswa semester satu bisa tahu apa itu jurusan BPI dari mahasiswa semester atas atau alumni. Tujuan yang ingin dicapai adalah, pembicaraan tentang Safari Dakwah dan membuat sebuah ikatan atau perkumpulan alumni jurusan BPI,” ungkap Adit. Untuk rangkaian acara, ia menjelaskan ada lomba futsal, bulutangkis, gaming, pembuatan poster, seminar kewirausahaan dan training kepenyuluhan dan penutupan pada 3 November mendatang. “Untuk training kepenyuluhan ini nantinya akan berdampak ke agenda besar kami yaitu, Safari Dakwah. Sebab, dalam training ini akan dijelaskan cara menjadi penyuluh yang baik di kalangan anak-anak maupun dewasa,” jelasnya. Adit berharap, agar milad jurusan BPI selanjutnya bisa lebih meriah dan dikenal di luar jurusan BPI.

Dalam sambutannya, ketua jurusan (Kajur) BPI, Riri Laila Prihatini mengaku sangat senang melihat antusias dari senior dan alumni jurusan BPI yang hadir di pembukaan milad BPI. Riri  mengatakan, jika diibaratkan manusia, usia 25 tahun adalah titik akhir masa remaja. Riri berharap di usia 25 tahun ini, jurusan BPI bersama HMJ BPI bisa jauh lebih baik, memiliki daya saing dan melahirkan kegiatan yang inovatif, apalagi di era distraction seperti saat ini. “HMJ BPI di era distraction seperti ini tidak boleh merasa nyaman dan puas dengan apa yang sudah ada di jrursan BPI. Hal ini seharusnya menjadi cambukan untuk membantu jurusan bisa berkembang dan membuat HMJ BPI sendiri bisa jauh melesat lebih baik,” ungkapnya. Riri menambahkan, jangan terlalu memusingkan kuantitas mahasiswa jurusan BPI, karena yang terpenting adalah kualitas mahasiswanya untuk membangun jurusan. “Saya berharap agar alumni atau senior jurusan BPI bisa membantu adik-adiknya yang ada di HMJ BPI untuk mewujudkan jurusan BPI yang lebih baik,” tutupnya.

(Alya Safira)