WORKSHOP PEMBELAJARAN BERBASIS TIK

MENJADI DOSEN “DIGITAL IMMIGRANTS” YANG KEKINIAN

Ciputat (1/6/2016) – Wisma V Pusdiklat Kementerian Agama dipadati dosen-dosen Fakultas Ilmu Dakwah dan Ilmu Komunikasi yang mengikuti workshop pengajaran berbasis TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi). Workshop sehari ini mengundang dua narasumber pakar TIK kenamaan, Dr. Gumawang Jati, MA dari Institut Teknologi Bandung, dan Finita Dewi, MA TESOL dari UPI Purwakarta.

Ketua panitia workshop yang juga Wakil Dekan Bidang Akademik, Dr. Suparto menyampaikan bahwa, “Secara umum workshop ini bertujuan untuk merubah paradigma pengajaran dosen di dalam era serba digital ini, agar bisa menyeimbangkan dengan pola belajar dan pola penggunaan teknologi oleh mahasiswa. Worskhop ini juga untuk melatih dosen-dosen FIDKOM menggunakan teknologi-teknologi sederhana untuk mendesain pembelajaran yang lebih kolaboratif dan interaktif.”

Workshop dibuka oleh Dekan FIDIKOM, Dr. Arief Subhan, MA dan dilanjutkan dengan pembacaan doa oleh Dr. Mulkan Nasir. Workshop dimulai pukul 10:00 WIB dan berakhir pada pukul 17:00 WIB.

“Mahasiswa kita adalah digital natives yang hampir setiap saat bersentuhan dengan gadget nya untuk mengakses informasi. Mahasiswa lebih nyaman membaca di layar, berkomunikasi secara visual, dan berkarya secara visual, ketimbang belajar melalui buku, kaset audio, atau DVD. Generasi dosen adalah generasi digital immigrants yang harus mau belajar dari awal tentang kegunaan dan penggunaan teknologi ini, khususnya untuk mendukung proses belajar mengajar di kelas. Melalui medium pembelajaran yang tepat, anak-anak kita akan lebih engaged atau terlibat dalam proses belajarnya.” papar Dr. Gumawang Jati membuka sesi materi pagi itu.

Di sesi yang sama, Dr. Gumawang Jati memperkenalkan beberapa aplikasi Android sederhana dan gratis yang bisa digunakan oleh dosen dan mahasiswa untuk belajar mengajar, misalnya: Interpreter, Assistant, Siri, Screencast-o-Matic, PhotoMath, Tunein Radio, dan sebagainya.

Setelah istirahat siang, sesi dilanjutkan oleh Finita Dewi dengan memberikan bimbingan teknis untuk membuat video tutorial pembelajaran dengan menggunakan Screencast-o-Matic (SOM). Selama kurang lebih dua jam, dosen diberikan waktu untuk merancang video perkuliahan dengan mengintegrasikan Powerpoint, Word, Website, Foto, dan Video.

Di sesi  sore, beberapa dosen mempresentasikan hasil video tutorial yang dibuat, dan diberikan komentar oleh Dr. Gumawang Jati dan Finita Dewi. Beberapa aspek yang dikoreksi, antara lain, kejelasan suara, visual gambar yang digunakan, kontras warna, dan sebagainya.

Salah seorang peserta workshop, Arnis Silvia, menyampaikan, “software ini sangat membantu saya untuk membuat tutorial bagi mahasiswa sebagai pelengkap pengajaran di kelas. Terkadang, mahasiswa perlu pengulangan konsep pelajaran, dan dengan adanya video tutorial, mahasiswa bisa mengulang penjelasan tersebut tanpa merasa tertinggal dari kawan yang lain.”