Kesejahteraan Sosial

Jurusan Kesejahteraan Sosial (Kessos) bertujuan guna mencetak sarjana ilmu sosial yang ahli dalam bidang kesejahteraan sosial serta mampu mengintegrasikan teori-teori kesejahteraan sosial, keislaman, dan keindonesiaan. Lulusan Jurusan Kessos bukan saja dapat bekerja di Departemen Sosial tapi juga di berbagai lembaga sosial, seperti LSM, filantropi, dan dinas-dinas sosial. Di samping itu lulusan Jurusan Kessos juga dapat bekerja sebagai pekerja sosial profesional yang bersifat independen dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat

 

Kunjungi Website Kami di sini

Prodi Kesejahteraan Sosial FDIKOM

UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Program Studi Kesejahteraan Sosial UIN Syarif Hidayatullah Jakarta merupakan pendidikan profesi yang dirancang untuk menghasilkan sarjana yang kompeten di bidang pekerjaan sosial dan kesejahteraan sosial. Pendidikan kesejahteraan sosial membekali mahasiswa dengan teori dan praktek mengenai ilmu pekerjaan sosial. Komponen utama yang diberikan adalah pengetahuan (knowledge), keterampilan (skills) dan nilai (values) di bidang pekerjaan sosial dan kesejahteraan sosial yang diintegrasikan dengan nilai keislaman dan keindonesiaan.

Program Studi Kesejahteraan Sosial UIN Syarif Hidayatullah Jakarta menggabungkan metode pembelajaran konvensional dan metode pembelajaran langsung. Secara konvensional, mahasiswa diwajibkan untuk mengikuti perkuliahan di dalam kelas yang dipandu oleh tenaga pengajar yang ahli di bidangnya masing-masing. Sedangkan secara langsung, mahasiswa diwajibkan untuk mengikuti kegiatan praktikum profesi yang diselenggarakan di semester 6 (praktikum 1) dan semester 7 (praktikum 2). Praktikum ini dilaksanakan di lembaga-lembaga mitra Program Studi Kesejahteraan Sosial, baik yang bersifat lembaga pemerintahan (kemensos) dan dinas yang terkait, lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), perusahaan Negara (BUMN), dan lembaga lainnya yang memiliki visi pelayanan sosial.

Ciri khas utama Program Studi Kesejahteraan Sosial UIN Syarif Hidayatullah Jakarta adalah mengintegrasikan teori-teori kesejahteraan sosial dengan nilai keIslaman dan Keindonesiaan. Integrasi keduanya ditujukan agar mahasiswa memiliki kompetensi dan profesionalitas di bidang kesejahteraan sosial dan pada saat bersamaan mereka memiliki sensitivitas terhadap pluralisme dan multikulturalisme yang ada dalam masyarakat. Sehingga Program Studi Kesejahteraan sosial memiliki visi sebagai lembaga yang sangat inklusif terhadap keberbedaan dan keragaman agar alumni Program Studi Kesejahteraan Sosial dapat terlibat secara aktif dalam merespon permasalahan sosial dan tantangan global.

Program Studi Kesejahteraan Sosial UIN Syarif Hidayatullah Jakarta telah berdiri sejak tahun 2003 dan telah mendapatkan izin penyelenggaraan PRODI pada tanggal 9 Februari 2011. Hingga kini, Program Studi Kesejahteraan Sosial UIN Syarif Hidayatullah Jakarta telah meluluskan sarja lebih dari 150 orang yang telah terserap dalam bursa lapangan pekerjaan di Indonesia.

Visi – Misi

Visi:

Menjadi pusat unggulan bidang pekerjaan sosial dan kesejahteraan sosial yang terintegrasi dengan keislaman dan keindonesiaan pada tingkat nasional dan regional pada tahun 2026.

Misi:

  1. Mengembangkan sistem pendidikan dan pembelajaran yang unggul di bidang pekerjaan sosial dan kesejahteraan sosial;
  2. Mengintegrasikan nilai-nilai keislaman dan keindonesiaan dalam sistem pendidikan dan pembelajaran di bidang pekerjaan sosial dan kesejahteraan sosial;
  3. Mengembangkan kepedulian sosial yang kreatif inspiratif sebagai bagian dari tri dharma perguruan tinggi;
  4. Memperkuat kerjasama dengan lembaga pendidikan pekerjaan sosial dan kesejahteraan sosial serta lembaga layanan kesejahteraan sosial di tingkat nasional dan regional.
  5. Mempertegas distingsi Prodi Kesejahteraan Sosial UIN Syarif Hidayatullah Jakarta sebagai Pusat Pendidikan Pekerjaan Sosial dan Kesejahteraan Sosial Islam.

Program Outcomes (Tujuan):

  1. Meluluskan sarjana kesejahteraan sosial dan pekerjaan sosial yang memiliki akhlaqul karimah dan memiliki keahlian sebagai pekerja sosial individu, keluarga dan kelompok, pekerja sosial komunitas, analis kebijakan sosial, pengelola lembaga pelayanan kemanusiaan, peneliti pekerjaan sosial, da’i yang memiliki wawasan keislaman dan keindonesiaan;
  2. Menghasilkan kajian, penelitian dan kepustakaan yang unggul di bidang pekerjaan sosial dan kesejahteraan sosial yang terintegrasi dengan keislaman dan keindonesiaan;
  3. Terselenggaranya layanan kesejahteraan sosial yang kreatif dan inovatif;
  4. Memiliki jaringan yang luas dengan lembaga pendidikan pekerjaan sosial dan kesejahteraan sosial serta lembaga layanan kesejahteraan sosial di tingkat nasional dan regional;
  5. Terwujudnya Prodi Kesejahteraan Sosial UIN Syarif Hidayatullah Jakarta sebagai Pusat Pendidikan Pekerjaan Sosial dan Kesejahteraan Sosial Islam.

Keunggulan

  1. Tenaga pengajar alumni dari Magister Social Work/Social Welfare, McGill University – Canada, Berkeley University – US, Columbia University – US, dan Universitas Indonesia;
  2. Menghadirkan dosen-dosen tamu dari universitas-universitas di dalam dan di luar negeri, baik kalangan praktisi dan pemerintah;
  3. Laboratorium Komputer untuk mata kuliah praktikum perencanaan program sosial atau pengolahan data SPSS;
  4. Memiliki koleksi kepustakaan kesejahteraan sosial sebanyak kurang lebih 1000 buah dan kepustakaan fakultas sebanyak 5000 buah;
  5. Bersama fakultas menyediakan pelayanan beasiswa dari PT. Gudang Garam, Bina Amalia, Yayasan Supersemar, Women Club, Bazis DKI, dan DIPA;
  6. Memiliki desa binaan atau metra di desa Bojong Indah Parung dan Cempaka Putih sebagai labor

Networking

Daftar Mitra Program Studi Kesejahteraan Sosial UIN Syarif Hidayatullah Jakarta:

  1. Kementerian Sosial Republik Indonesia;
  2. IPSPI – Ikatan Pekerja Sosial Profesional Indonesia;
  3. IPPSI – Ikatan Pendidik Pekerja Sosial Indonesia;
  4. Asosiasi Pendidik Pekerjaan/Kesejahteraan Sosial (ASPEKSI)
  5. Yayasan Metra Netra;
  6. APASWE – Asia Pacific Association of Social Work Education.

Prospek Lulusan Kessos

New York Times, koran terkemuka Amerika memprediksi bahwa pekerja sosial (social worker) merupakan salah satu profesi yang prospektif di milenium ini. Sarjana bidang kesejahteraan sosial akan bekerja sebagai pekerja sosial (social worker) dan perencana kebijakan (social policy maker), educator dan sebagainya. Saat ini alumni Kessos UIN Jakarta telah bekerja di lembaga pemerintah dan non pemerintah baik skala lokal, nasional maupun internasional seperti Bazis, Lazis, Dinas Sosial, Satuan Bhakti Pekerja Sosial di Kementerian Sosial, BUMN, UNICEF, WHO, IOM, IFRC, dan lain sebagainya.

Profil Lulusan

  1. Analisis Kebijakan Sosial  yang berkepribadian baik, berpengetahuan luas dan mutakhir di bidangnya serta mampu melaksanakan tugas menganalisis permasalahan sosial di Indonesia berlandaskan keilmuan dan keahlian dalam wawasan kebangsaan.
  2. Pekerja Sosial Individu, Keluarga dan Kelompok yang berkepribadian baik, berpengetahuan luas dan mutakhir di bidangnya  serta  mampu  melaksanakan  tugas  pekerja sosial berlandaskan ajaran dan etika keislaman, keilmuan dan profesi.
  3. Pekerja Sosial komunitas yang berkepribadian baik, berpengetahuan luas dan mutakhir di bidangnya serta mampu melaksanakan tugas pekerjaan sosial  berlandaskan ajaran dan etika keislaman, keilmuan dan profesi.
  4. Peneliti Sosial  yang berkepribadian baik, berpengetahuan luas dan mutakhir di bidangnya serta mampu melaksanakan tugas penelitian sosial keagamaan berlandaskan ajaran dan etika keislaman, keilmuan dan keahlian.
  5. Pengelola Lembaga Pelayanan Kemanusiaan yang berkepribadian baik, berpengetahuan luas dan mutakhir di bidangnya serta mampu melaksanakan tugas penelitian sosial keagamaan berlandaskan ajaran dan etika keislaman, keilmuan dan keahlian.

LK3 Program Studi Kesejahteraan Sosial

Lembaga Konsultasi Kesejahteraan Keluarga (LK3) merupakan salah satu wahana penanganan masalah sosial psikologis keluarga yang mengedepankan pendekatan pekerjaan sosial dalam proses pelayanannya dan dukungan dari disiplin ilmu yang terkait. Pelayanan yang diberikan oleh LK3 antara lain pemberian informasi, konsultasi, konseling, advokasi secara profesional, serta merujuk sasaran ke lembaga pelayanan lain yang benar-benar mampu memecahkan masalah secara lebih intensif. Sejalan dengan makin kompleksnya permasalahan keluarga ini, maka diperlukan mekanisme penanganan masalah yang lebih dekat dengan kelompok sasaran.

Lembaga Konsultasi Kesejahteraan Keluarga (LK3) Program Studi Kesejahteraan Sosial UIN Syarif Hidayatullah Jakarta merupakan hasil kerjasama dengan Direktur Jenderal Pemberdayaan Keluarga dan Kelembagaan Sosial Direktorat Jenderal Pemberdayaan Sosial dan Penanggulangan Kemiskinan Kementerian Sosial Republik Indonesia dalam memberikan pelayanan berbasis Perguruan Tinggi. Perguruan tinggi dinilai memiliki peran strategis dalam mewujudkan masyarakat yang sejahtera. Hal ini sebagaimana dituangkan dalam amanah tiga pliar perguruan tinggi yaitu, pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.

Lembaga Konsultasi Kesejahteraan Keluarga (LK3) merupakan media konsultasi bagi individu dan keluarga yang mengalami masalah sosial psikologis dalam keluarganya, yang mengganggu pelaksanaan peran dan fungsinya sebagai pribadi, anggota keluarga, dan anggota kelompok sosial lainnya. Masalah psikologis keluarga dapat muncul dan berkembang dikarenakan kurangnya penanaman budi pekerti dan pengaruh berbagai budaya luar serta mudahnya mengakses secara bebas arus informasi yang berkaitan erat dengan perubahan pola sikap dan perilaku seseorang.

Beberapa masalah sasaran yang ditangani LK3 antara lain masalah sosial psikologis, Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT), perceraian, masalah ekonomi, anak terlantar, lanjut usia, narkoba dan masalah sosial lainnya, kesemuanya permasalahan ini dapat diselesaikan dengan merujuk ke lembaga yang relevan dalam menyelesaikan masalahnya.

Dalam melakukan kegiatan program LK3, kami melibatkan seluruh tim LK3 UIN Syarif Hidayatullah Jakarta yang terdiri dari pekerja sosial, psikolog, dokter, rohaniawan, dan profesi terkait lainnya. kami juga merekrut volunteer dari mahasiswa yang sengaja dipilih (selected) sebagai pihak yang berada di garda paling depan untuk mencari dan melakukan identifikasi sosial (social identification) dan pemetaan sosial (social mapping). Tujuannya adalah untuk menggali informasi mengenai mahasiswa yang potensial untuk menjadi sasaran penerima layanan LK3.

Selanjutnya, kami melakukan program penjangkauan (outreach) ke masyarakat umum, yakni tidak hanya dari unsur mahasiswa namun juga karyawan di UIN Syarif Hidayatullah Jakarat dan masyarakat yang tinggal di wilayah sekitar kampus, khususnya masyarakat kelurahan Cempaka Putih di mana lokasi UIN berada. Selanjutnya kami juga melakukan sosialisasi tentang keberadaan LK3 ke masyarakat umum melalui media sosial, baik cetak berupa brosur dan leaflet, maupun online seperti website Prodi Kesejahteraan Sosial di www. kessosuinjkt.ac.id.

Sejauh ini, keberadaan LK3 Prodi Kesejahteraan Sosial UIN bekerjasama dengan Kementerian Sosial Republik Indonesia telah memberikan pelayanan konsultasi, konferensi kasus (case conference), manajemen kasus (case manajement), dan rujukan (referal) ke lembaga pelayanan sosial seperti Rumah Sakit, lembaga rehabilitasi, dan sebagainya.

Berbagai kegiatan yang dilaksanakan oleh LK3 Prodi Kesejahteraan Sosial UIN Syarif Hidayatullah Jakarta tersebut di atas diarahkan sebagaimana maksud dan tujuan keberadaannya yaitu sebagai support system bagi masyarakat di wilayah Tangerang Selatan dan merupakan sarana untuk pengabdian sosial bagi dosen dan mahasiswa kesejahteraan social UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Pelaksanaan intervensi dilakukan berbasis kesejahteraan (welfare approach) bagi klien yang ditangani.

(Sumber https://kessos.fidkom.uinjkt.ac.id)