Peduli Korban Tsunami Selat Sunda, HMJ KESSOS Kirimkan Donasi

Segala bentuk kemanusiaan yang ditujukan bagi korban Tsunami Selat Sunda masih terus berdatangan dari masyarakat. Salah satunya seperti yang dilakukan Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Kesejahteraan Sosial (KESSOS) Fakultas Ilmu Dakwah dan Ilmu Komunikasi (FIDIKOM) yang mengadakan pemberian bantuan untuk korban bencana alam di Banten dan Lampung Selatan.

Ketua HMJ KESSOS, Ryas Rizki Mubarok mengatakan, kegiatan meliputi penghimpunan dan pemberian donasi, bantuan yang diberikan berupa air mineral, perlengkapan bayi, buku, alat tulis, dan sebagainya. “Kita bekerja sama dengan Forum Kesejahteraan Sosial Indonesia regional Jakarta, setelah itu donasinya dikumpulkan untuk dibelikan barang yang akan disumbangkan, totalnya sekitar Rp. 5 juta,” ujarnya. Donasi yang didapatkan berasal dari sivitas akademika kampus dan juga masyarakat umum. Menurutnya, hal ini penting dilaksanakan mahasiswa karena mahasiswa harus mempunyai rasa empati, meningkatkan rasa kepekaan terhadap musibah yang dialami orang lain.

“Bantuan yang dikumpulkan diberikan kepada korban melalui lembaga yang bernama KUN Humanty System yang membuka posko di Kecamatan Sumur, kebetulan ada senior kami yang berada di dalam lembaga tersebut, “ lanjutnya.

Ia menambahkan, untuk memberikan bantuan, harus ada data dari lembaga penyalurnya dan harus ada posko di tempat tersebut. Ia mengatakan, apabila tidak ada data, maka tidak diperbolehkan memberikan bantuan. Itu sebabnya, pemberian bantuan dilakukan melalui lembaga-lembaga yang sudah terdaftar. “Semoga bantuan yang diberikan bermanfaat, dan mahasisswa bisa lebih berempati dan peduli kepada orang yang sedang terkena musibah,” tutupnya.

Mahasiswa Kessos semester tiga, Ayu Wulandari mengatakan, saat ini peran mahasiswa di tengah masyarakat semakin berkurang. “Dengan adanya kegiatan pemberian bantuan ini, maka masyarakat akan sadar bahwa mahasiswa merupakan agen perubahan untuk memajukan dan mempin masyarakat di masa depan,” ungkapnya.

Ayu berharap, agar banyak masyarakat terutama mahasiswa yang peduli akan penderitaan orang lain, terutama untuk korban bencana yang saat ini sedang menimpa warga Banten dan Lampung, serta kehidupan di sana bisa segera pulih.

(Thalita Zada)